Berita Terkini

KPU Natuna Menghadiri kegiatan Penandatanganan Perjanjian Kinerja (PK) dan Pakta Integritas Tahun 2026 secara daring yang diselenggarakan oleh KPU Provinsi Kepulauan Riau

Natuna - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Natuna menghadiri kegiatan Penandatanganan Perjanjian Kinerja (PK) dan Pakta Integritas Tahun 2026 secara daring yang diselenggarakan oleh KPU Provinsi Kepulauan Riau pada Selasa, 20 Januari 2026. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh perwakilan KPU kabupaten/kota se-Provinsi Kepulauan Riau melalui platform Zoom Meeting, sesuai dengan undangan resmi bernomor 30/PR.02-Und/21/3/2026 yang dikeluarkan oleh KPU Provinsi Kepulauan Riau. Acara dimulai pukul 09.30 WIB dengan pembukaan berupa menyanyikan lagu Indonesia Raya dan pembacaan doa, dilanjutkan dengan sambutan sekaligus pembukaan acara oleh Ketua KPU Provinsi Kepulauan Riau. Agenda utama meliputi penandatanganan Perjanjian Kinerja Tahun 2026 oleh Ketua dan Sekretaris KPU Provinsi, serta penandatanganan Pakta Integritas oleh seluruh unsur pimpinan dan staf KPU Provinsi Kepulauan Riau. KPU Kabupaten Natuna berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini sebagai bentuk komitmen terhadap peningkatan akuntabilitas, transparansi, dan integritas dalam pelaksanaan tugas penyelenggaraan pemilihan umum di wilayahnya. Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk menyelaraskan visi dan kinerja antar tingkat KPU dalam mendukung pelaksanaan pemilu yang berkualitas. Acara ditutup sekitar pukul 10.30 WIB, dengan harapan seluruh komitmen yang telah ditandatangani dapat diimplementasikan secara konsisten sepanjang tahun 2026.    

KPU Natuna Perkuat Komitmen Netralitas dan Kinerja dengan Penandatanganan Pakta Integritas dan Perjanjian Kinerja tahun 2026

Natuna - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Natuna menggelar penandatanganan Pakta Integritas dan Perjanjian Kinerja secara serentak. Kegiatan yang digelar di Kantor KPU setempat ini melibatkan Ketua, anggota komisioner, Sekretaris, Kasubbag, serta seluruh staf. Ketua KPU Kabupaten Natuna Kusnaidi dalam sambutannya menekankan bahwa penandatanganan ini bukan sekadar formalitas, tetapi sebuah pondasi untuk membangun kepercayaan publik. "Momen hari ini adalah bentuk kesungguhan kita semua untuk bekerja dengan hati yang bersih, kinerja yang terukur, dan berorientasi pada pelayanan terbaik bagi masyarakat Natuna dalam kontestasi demokrasi mendatang," ujarnya. Diharapkan, langkah ini dapat meminimalisir potensi pelanggaran kode etik, meningkatkan akuntabilitas kinerja, serta menciptakan ekosistem kerja yang sehat dan berintegritas di lingkungan penyelenggara pemilu. Dengan komitmen yang diperkuat ini, KPU Natuna bertekad memberikan kontribusi maksimal bagi terselenggaranya Pemilu mendatang yang jujur, adil, dan berkualitas.  

Ketua KPU Natuna dan Sekretaris didampingi Kasubbag Keuangan Umum dan Logistik beserta staf sekretariat melakukan Koordinasi dengan Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Natuna terk

Natuna - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Natuna melakukan langkah strategis dalam pengelolaan dokumen penyelenggaraan pemilu. Ketua KPU Natuna, didampingi Sekretaris KPU, Kasubbag Keuangan Umum dan Logistik, serta staf sekretariat, mengadakan kunjungan koordinasi ke Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (Dispersip) Kabupaten Natuna. Pertemuan ini difokuskan pada pembahasan terkait pengelolaan Arsip Statis hasil penyelenggaraan pemilu. Arsip statis merupakan aset vital yang memiliki nilai sejarah, hukum, dan bukti akuntabilitas penyelenggaraan negara. "Sinergi dengan Dispersip ini penting. KPU sebagai produsen arsip memiliki tanggung jawab hingga dokumen tersebut diserahkan ke lembaga kearsipan yang kompeten. Kerja sama ini adalah bentuk komitmen kami terhadap akuntabilitas dan pelestarian memori kolektif bangsa dalam bidang demokrasi.  

anggota KPU Natuna Rapat Koordinasi Penguatan SDM KPU Kabupaten/Kota se-Kepulauan Riau

KPU Kabupaten Natuna turut berpartisipasi dalam Rapat Koordinasi Penguatan SDM yang diselenggarakan oleh KPU Provinsi Kepulauan Riau pada Rabu, 7 Januari 2026. Rapat yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting ini dihadiri oleh Ketua KPU Natuna beserta perwakilan divisi terkait. Dalam sambutannya, Ketua KPU Provinsi Kepulauan Riau menegaskan bahwa Penguatan Partisipasi Masyarakat (Parmas) merupakan salah satu dari tiga program nasional KPU, bersama Pemutakhiran Daftar Pemilih dan Integrasi Data Sistem Informasi. Beliau mendorong seluruh KPU kabupaten/kota untuk melakukan eksplorasi inovasi melalui pendekatan amati-tiru-modifikasi guna meningkatkan kualitas layanan. Selain itu, disampaikan pula pentingnya menggunakan istilah “pendidikan pemilih” sebagai pengganti “sosialisasi”, dengan fokus utama pada tiga kelompok pemilih: pemilih pemula, pemilih marginal, dan pemilih rentan. Meskipun pendidikan pemilih boleh diselenggarakan di tingkat SMA/SMP, hal tersebut bukan menjadi fokus utama. KPU diharapkan dapat berkoordinasi dengan dinas terkait untuk mengatasi hambatan yang mungkin timbul dalam pelaksanaannya. Dari perspektif KPU Natuna, rapat ini menjadi momentum penting untuk menyelaraskan strategi penguatan SDM dan program pendidikan pemilih dengan kebijakan provinsi. Ke depannya, KPU Natuna berkomitmen untuk mengoptimalkan peran serta masyarakat, khususnya bagi kelompok pemilih prioritas, serta terus berinovasi dalam menjalankan tugas penyelenggaraan pemilu yang berkualitas.

KPU Natuna Dukung Pengatan Kapasitas Bawaslu, Ketua Divisi Sosdiklih SDM Parmas, tomi yanto Jadi Narasumber

Natuna – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Natuna turut berperan aktif dalam upaya penguatan kelembagaan pengawas pemilu. Hal ini ditunjukkan dengan kehadiran Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan Sumber Daya Manusia (Sosdiklih SDM Parmas) KPU Natuna Tomi Yanto sebagai narasumber dalam kegiatan yang diselenggarakan oleh Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Natuna. Kegiatan bertema “Peningkatan Kapasitas dan Soliditas Kelembagaan Bawaslu Kabupaten Natuna dalam Mengawal Demokrasi” ini digelar pada Rabu, 24 Desember 2025, di Ruang Rapat Lantai 2 Kantor Bawaslu Kabupaten Natuna. Melalui kegiatan ini, KPU Natuna berkomitmen untuk mendukung sinergi antarlembaga penyelenggara dan pengawas pemilu dalam menjaga integritas proses demokrasi. Dalam surat undangan resmi bernomor 96/KP.06/K.KR-04/12/2025 yang diterima KPU Natuna, Bawaslu menyampaikan permohonan agar Ketua Divisi Sosdiklih SDM Parmas KPU Natuna dapat berbagi pengetahuan dan pengalaman dalam rangka meningkatkan kapasitas kelembagaan Bawaslu. KPU Natuna menyambut baik undangan ini sebagai bentuk kolaborasi positif antara dua lembaga yang memiliki visi sama dalam menyelenggarakan pemilu yang jujur, adil, dan berkualitas. Keikutsertaan narasumber dari KPU Natuna diharapkan dapat memperkaya perspektif dan memperkuat koordinasi dalam pengawasan pemilu, khususnya di wilayah Kabupaten Natuna. Kegiatan ini juga menjadi wujud nyata komitmen KPU Natuna dalam menjalin kemitraan strategis dengan Bawaslu, serta mendorong terciptanya ekosistem pengawasan pemilu yang transparan, partisipatif, dan akuntabel.      

kpu kabupaten natuna melaksanakan apel peringatan hari ibu di halaman kantor

Natuna – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Natuna melaksanakan Upacara Bendera dalam rangka memperingati Hari Ibu ke-97 Tahun 2025, sesuai dengan Surat Sekretaris Jenderal KPU RI Nomor 4784/PK-02-1-SD/04/2025. Kegiatan yang berlangsung khidmat di halaman kantor KPU Natuna pada Senin, 22 Desember 2025 pukul 07.30 WIB tersebut diikuti oleh seluruh Ketua, Anggota, serta pegawai ASN dan Non-ASN Sekretariat KPU Kabupaten Natuna. Bertindak selaku Inspektur Upacara, Ketua Divisi SOSDIKLIH PARMAS dan SDM KPU Natuna, Tomi Yanto, memimpin jalannya upacara yang mengikuti susunan acara resmi sesuai pedoman. Dalam amanatnya, beliau membacakan Amanat Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia, Ibu Arifatul Choiri Fauzi, yang menekankan makna historis dan semangat perjuangan perempuan Indonesia. Peserta upacara yang saya muliakan, Sebagai bangsa yang besar, kita tidak boleh berhenti hanya pada peringatan. Kita membutuhkan langkah nyata, kolaborasi lintas sektor, dukungan publik, serta komitmen berkelanjutan untuk memastikan perempuan Indonesia dapat berpartisipasi penuh dalam pembangunan." Selain pembacaan amanat, upacara juga diisi dengan pengibaran bendera Merah Putih, menyanyikan lagu Indonesia Raya, Hymne dan Mars Hari Ibu, pembacaan sejarah singkat Hari Ibu, serta doa. Seluruh peserta mengenakan pakaian sesuai ketentuan: Ketua dan Anggota KPU mengenakan batik lengan panjang, sedangkan pegawai ASN mengenakan batik KORPRI dan pegawai Non-ASN mengenakan PDH hari Senin. Dalam sambutan penutupnya, Tomi Yanto menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh perempuan, khususnya di lingkungan KPU Natuna, atas dedikasi dan kontribusinya dalam penyelenggaraan pemilu dan pembangunan daerah. Beliau juga menegaskan komitmen KPU Natuna untuk mendukung terwujudnya kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan, sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045. Kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk kepatuhan KPU Natuna terhadap instruksi nasional serta wujud penghormatan terhadap perjuangan dan peran perempuan Indonesia dari masa ke masa.