Berita Terkini

KPU Natuna UCAP TERIMA KASIH UNTUK ERIZAL EFFENDI SEBAGAI PBJ KPU NATUNA TAHUN 2024 - 2026

Natuna – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Natuna menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Bapak Erizal Effendi atas pengabdian dan dedikasinya selama menjabat sebagai Pejabat Pengadaan Barang/Jasa (PBJ) di lingkungan Sekretariat KPU Kabupaten Natuna untuk masa bakti 2024–2026. Selama dua tahun terakhir, Pak Erizal Effendi telah menjalankan amanah sebagai PBJ dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan profesionalisme. Perannya sangat krusial dalam memastikan setiap proses pengadaan barang dan jasa untuk kebutuhan penyelenggaraan pemilu berjalan sesuai dengan prinsip-prinsip good governance: transparan, akuntabel, efisien, dan kompetitif. Ketua KPU Kabupaten Natuna dalam sambutannya pada acara pelepasan dan silaturahmi akhir masa tugas menyatakan, “Pak Erizal adalah sosok yang teliti dan tidak pernah mengenal lelah. Beliau selalu memastikan setiap dokumen pengadaan lengkap, setiap prosedur terpenuhi, dan setiap tahapan tepat waktu. Kami kehilangan seorang pejabat yang berdedikasi tinggi.” Di bawah koordinasi Pak Erizal, berbagai paket pengadaan logistik pemilu, perlengkapan TPS, serta sarana prasarana kantor dapat terlaksana tanpa kendala berarti. Ia juga dinilai berhasil membangun komunikasi yang baik dengan rekanan dan tim pengadaan, sehingga tidak terjadi permasalahan hukum atau administratif yang berarti selama masa jabatannya. Sekretaris KPU Kabupaten Natuna menambahkan, “Pak Erizal tidak hanya bekerja sesuai aturan, tetapi juga memberikan pendampingan dan edukasi kepada staf mengenai tata kelola PBJ yang benar. Itu adalah warisan berharga bagi kami semua.” Meski masa jabatannya sebagai PBJ telah berakhir pada periode 2024–2026, dedikasi dan kerja keras Pak Erizal Effendi akan selalu dikenang sebagai bagian penting dari suksesnya tahapan pemilu dan pilkada di Kabupaten Natuna. Semoga pengalaman dan amal baiknya menjadi bekal berharga untuk pengabdian di masa mendatang. KPU Kabupaten Natuna mengucapkan selamat jalan dan terima kasih tak terhingga kepada Bapak Erizal Effendi. Semoga selalu sehat dan sukses dalam tugas-tugas berikutnya.  

KPU Natuna Gelar "KPU Mengajar" di SMAN 2 Bunguran Timur, Bekali Pemilih pemula Soal Pemilu

#temanpemilih – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Natuna menggelar program pendidikan pemilih pemula bertajuk "KPU Mengajar" di Aula SMAN 2 Bunguran Timur, Rabu (15/4/2026). Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB hingga selesai ini menyasar puluhan pengurus Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) SMAN 2. Acara dibuka langsung oleh Ketua KPU Natuna, yang dalam sambutannya menekankan pentingnya pemahaman politik sejak dini bagi generasi muda. "Kalian adalah pemilih-pemilih masa depan yang kritis. Dengan mengenal proses demokrasi sejak sekarang, diharapkan tidak mudah terprovokasi dan mampu menggunakan hak pilih dengan bijak," ujarnya di hadapan para peserta. Sambutan juga disampaikan oleh perwakilan pihak sekolah, Khairul Nisa, selaku Wakil Kepala Sekolah bidang Hubungan Masyarakat (Waka Humas) SMAN 2 Bunguran Timur. Ia mengapresiasi inisiatif KPU Natuna yang membawa langsung edukasi kepemiluan ke lingkungan sekolah. "Kami berterima kasih kepada KPU Natuna yang telah memilih SMAN 2 Bunguran Timur sebagai lokasi penyelenggaraan KPU Mengajar. Ini merupakan kesempatan berharga bagi siswa, khususnya pengurus OSIS, untuk belajar tentang demokrasi secara langsung dari penyelenggara pemilu," tutur Khairul Nisa. Pada sesi inti, Anggota KPU Natuna, Tomi Yanto, bertindak sebagai pemateri dengan bahasan mengenai pengenalan singkat Pemilu di Indonesia. Dengan gaya interaktif, ia menjelaskan sejarah Pemilu, asas-asas penyelenggaraan, serta sistem dan tahapan pemilu yang berlaku di Indonesia. "Pemilu bukan sekadar hari pencoblosan, tetapi proses panjang memilih pemimpin dan wakil rakyat. Saya harap adik-adik bisa mulai memahami arti penting satu suara untuk masa depan bangsa," jelas Tomi di hadapan siswa yang tampak antusias. Program KPU Mengajar ini merupakan bagian dari upaya KPU Natuna meningkatkan partisipasi pemilih pemula pada pemilu mendatang, serta menciptakan generasi muda yang cerdas, berintegritas, dan bertanggung jawab dalam berdemokrasi.  

KPU Natuna Gelar Koordinasi dengan SMAN 2, MAN, dan Kemenag, Siapkan "KPU Mengajar" untuk Pemilih Pemula 2029

Natuna – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Natuna mulai mematangkan langkah-langkah strategis untuk menyasar pemilih pemula yang baru akan menggunakan hak pilihnya pada Pemilu tahun 2029 mendatang. Salah satu upaya yang diinisiasi adalah program sosialisasi bertajuk "KPU Mengajar" yang menyasar siswa-siswi di tingkat sekolah menengah atas dan sederajat. Sebagai langkah awal, KPU Natuna menggelar rapat koordinasi bersama perwakilan SMAN 2 Natuna, Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Natuna, serta Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Natuna. Pertemuan yang berlangsung di kantor KPU setempat ini bertujuan untuk menyamakan persepsi dan menyusun mekanisme pelaksanaan "KPU Mengajar" yang rencananya akan diintegrasikan ke dalam kegiatan belajar mengajar. Ketua KPU Kabupaten Natuna, Kusnaidi, menjelaskan bahwa program ini dirancang khusus untuk memberikan pemahaman dini tentang demokrasi, sistem pemilu, serta pentingnya partisipasi aktif bagi calon pemilih yang saat ini masih duduk di bangku sekolah. "Target kami adalah siswa yang pada Pemilu 2029 nanti sudah berusia 17 tahun atau sudah menikah. Mereka adalah pemilih pemula yang perlu kita bekali literasi kepemiluan sejak sekarang. Jangan sampai mereka tidak memahami hak dan tanggung jawabnya sebagai warga negara," ujar Kusnaidi usai rapat koordinasi, Senin (9/4/2026). Sementara itu, Tomi Yanto, selaku anggota KPU Natuna yang mewakili divisi sosialisasi, pendidikan pemilih, dan partisipasi masyarakat, menambahkan bahwa program "KPU Mengajar" akan menghadirkan petugas atau komisioner KPU langsung masuk ke kelas-kelas. Mereka akan memberikan materi interaktif, tanya jawab, hingga simulasi sederhana proses pemungutan suara. "Kami tidak ingin sosialisasi hanya bersifat seremonial. Melalui 'KPU Mengajar', kami ingin siswa merasakan langsung bagaimana proses demokrasi berjalan. Ini juga bentuk investasi demokrasi jangka panjang," jelas Tomi Yanto. Kepala sekolah perwakilan dari SMAN 2 dan MAN Natuna menyambut baik program ini. Mereka menilai kolaborasi dengan KPU sangat penting mengingat materi kepemiluan belum secara spesifik masuk dalam kurikulum inti. Dukungan juga datang dari Kemenag Kabupaten Natuna yang berkomitmen untuk memfasilitasi sosialisasi serupa di lingkungan madrasah. Kegiatan "KPU Mengajar" dijadwalkan mulai bergulir pada semester genap tahun ajaran ini. KPU Natuna berharap, dengan bekal pemahaman yang cukup, para siswa tidak hanya menjadi pemilih yang datang ke TPS, tetapi juga menjadi pemilih yang cerdas dan bertanggung jawab.

KPU Kabupaten Natuna Ikuti Evaluasi Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi PDPB Triwulan I 2026 Tingkat Kabupaten/Kota

# KPU Natuna Ikuti Evaluasi Rekapitulasi Data Pemilih Triwulan I 2026 Secara Virtual **Natuna** – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Natuna mengikuti kegiatan evaluasi pelaksanaan Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Triwulan I Tahun 2026 tingkat kabupaten/kota. Kegiatan yang diselenggarakan oleh KPU Provinsi Kepulauan Riau ini berlangsung secara virtual melalui aplikasi Zoom Meeting pada Senin (6/4/2026). Selain sebagai ajang evaluasi, kegiatan tersebut juga dimanfaatkan untuk koordinasi dan sinkronisasi antara KPU provinsi dengan KPU kabupaten/kota se-Kepulauan Riau. Tujuannya adalah menyamakan persepsi serta standar prosedur dalam pengelolaan data pemilih di wilayah provinsi tersebut, khususnya di Kabupaten Natuna. Dengan adanya kegiatan ini, KPU Kabupaten Natuna diharapkan dapat lebih optimal dalam menjalankan pemutakhiran data pemilih secara berkelanjutan guna mendukung penyelenggaraan pemilu yang akurat dan transparan.

Rapat pleno penetapan hasil Rekapitulasi PDPB Triwulan I Tahun 2026

NATUNA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Natuna menggelar rapat pleno terbuka untuk menetapkan hasil Rekapitulasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Triwulan I Tahun 2026 Rabu, 01 April 2026. Rapat yang berlangsung di Kantor KPU Natuna ini dibuka langsung oleh Ketua KPU Kabupaten Natuna, Kusnaidi. Dalam rapat tersebut, KPU Natuna memaparkan data terkini mengenai komposisi pemilih berdasarkan kelompok generasi serta jumlah pemilih disabilitas. Hasil rekapitulasi menunjukkan bahwa dominasi pemilih di Kabupaten Natuna berasal dari Generasi Z dan Milenial. Berdasarkan data yang dihimpun, pemilih dari Generasi Z (lahir 1997-2012) yang saat ini berusia 17 hingga 28 tahun tercatat sebanyak 18.844 pemilih, atau sekitar 31% dari Daftar Pemilih Tetap (DPT). Sementara itu, Generasi Milenial (lahir 1981-1996) dengan rentang usia 29 hingga 44 tahun menyumbang 18.282 pemilih, juga setara dengan 31% dari total DPT. Adapun kelompok Generasi X (lahir 1965-1980) yang berusia 43 hingga 60 tahun tercatat sebanyak 17.654 pemilih, atau 30% dari DPT. Untuk kelompok Baby Boomer (lahir 1946-1964) yang berusia 45 hingga 60 tahun, jumlah pemilih mencapai 4.115 orang, sedangkan kelompok Pre-Boomer (lahir sebelum 1946) atau yang berusia 79 tahun ke atas tercatat sebanyak 809 pemilih. Selain data berdasarkan generasi, rapat pleno juga menetapkan data pemilih disabilitas sebagai bagian dari upaya penyelenggaraan pemilu yang inklusif. Jumlah pemilih disabilitas turut direkapitulasi dalam PDPB Triwulan I Tahun 2026 ini guna memastikan hak pilih seluruh warga negara terpenuhi. Ketua KPU Kabupaten Natuna, Kusnaidi, menyampaikan bahwa hasil rekapitulasi ini menjadi dasar penting bagi KPU dalam menjaga kualitas data pemilih ke depan. "PDPB adalah instrumen kita untuk memastikan data pemilih selalu mutakhir. Dengan penetapan ini, kita memiliki pijakan yang kuat untuk tahapan selanjutnya," ujarnya saat membuka agenda pleno.  

Rapat koordinasi Pelaksanaan Pleno Rekapitulasi PDPB Triwulan I Tahun 2026t

Natuna – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Natuna menggelar Rapat Koordinasi Pelaksanaan Pleno Rekapitulasi Pendataan Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Triwulan I Tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Kantor KPU Natuna pada Selasa, 31 Maret 2026.  Rapat koordinasi tersebut resmi dibuka oleh Ketua KPU Natuna, Kusnaidi. Dalam sambutannya, Kusnaidi menekankan pentingnya sinergi antara penyelenggara pemilu, pemerintah daerah, serta elemen masyarakat dalam menjaga kualitas data pemilih. "PDPB merupakan fondasi utama dalam penyelenggaraan pemilu yang akurat dan berkualitas. Oleh karena itu, pleno rekapitulasi triwulan ini tidak hanya menjadi agenda administratif, tetapi juga momentum untuk memastikan hak pilih masyarakat Natuna terdaftar dengan benar dan terkini," ujar Kusnaidi di hadapan para peserta rapat. Setelah pembukaan, acara dilanjutkan dengan pemaparan materi inti oleh Kepala Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi (Kadiv Rendatin) KPU Natuna, Bahrul Amin. Dalam pemaparannya, Bahrul Amin menyampaikan hasil evaluasi data pemilih selama periode Januari hingga Maret 2026,  Bahrul Amin juga menjelaskan bahwa rekapitulasi PDPB Triwulan I tahun 2026 dengan rincian Pemilih Laki- laki:30.149 Jiwa Pemilih Perempuan: 29771 jiwa sehingga total pemilih sebanyak 59.920 jiwa, ini ada penambahan jumlah pemilih di Tahun 2025 dengan sebanyak 59.704