kpu kabupaten natuna melaksanakan apel peringatan hari ibu di halaman kantor
Natuna – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Natuna melaksanakan Upacara Bendera dalam rangka memperingati Hari Ibu ke-97 Tahun 2025, sesuai dengan Surat Sekretaris Jenderal KPU RI Nomor 4784/PK-02-1-SD/04/2025. Kegiatan yang berlangsung khidmat di halaman kantor KPU Natuna pada Senin, 22 Desember 2025 pukul 07.30 WIB tersebut diikuti oleh seluruh Ketua, Anggota, serta pegawai ASN dan Non-ASN Sekretariat KPU Kabupaten Natuna.
Bertindak selaku Inspektur Upacara, Ketua Divisi SOSDIKLIH PARMAS dan SDM KPU Natuna, Tomi Yanto, memimpin jalannya upacara yang mengikuti susunan acara resmi sesuai pedoman. Dalam amanatnya, beliau membacakan Amanat Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia, Ibu Arifatul Choiri Fauzi, yang menekankan makna historis dan semangat perjuangan perempuan Indonesia.
Peserta upacara yang saya muliakan, Sebagai bangsa yang besar, kita tidak boleh berhenti hanya pada peringatan. Kita membutuhkan langkah nyata, kolaborasi lintas sektor, dukungan publik, serta komitmen berkelanjutan untuk memastikan perempuan Indonesia dapat berpartisipasi penuh dalam pembangunan."
Selain pembacaan amanat, upacara juga diisi dengan pengibaran bendera Merah Putih, menyanyikan lagu Indonesia Raya, Hymne dan Mars Hari Ibu, pembacaan sejarah singkat Hari Ibu, serta doa. Seluruh peserta mengenakan pakaian sesuai ketentuan: Ketua dan Anggota KPU mengenakan batik lengan panjang, sedangkan pegawai ASN mengenakan batik KORPRI dan pegawai Non-ASN mengenakan PDH hari Senin.
Dalam sambutan penutupnya, Tomi Yanto menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh perempuan, khususnya di lingkungan KPU Natuna, atas dedikasi dan kontribusinya dalam penyelenggaraan pemilu dan pembangunan daerah. Beliau juga menegaskan komitmen KPU Natuna untuk mendukung terwujudnya kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan, sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk kepatuhan KPU Natuna terhadap instruksi nasional serta wujud penghormatan terhadap perjuangan dan peran perempuan Indonesia dari masa ke masa.